Diversifikasi Produk Perikanan, Cara Dinas Perikanan Tingkatkan Nilai Tambah

30 Juli 2019 | Administrator | 75 Dilihat

Saat ini pengolahan pasca panen ikan patin di kecamatan Buay Bahuga belum diusahakan secara optimal, dan masih di jual dalam bentuk ikan segar. Padahal sebetulnya teknologi penanganan dan pengolahannya cukup sederhana dan tidak memerlukan modal yang besar dan peralatan yang canggih. Jika  penanganan dan pengolahan pasca panen ikan patin dapat dikembangkan dan diterapkan dengan baik, maka dapat meningkatkan nilai tambah dari ikan patin itu sendiri.

Kepala dinas perikanan Drs. Kadarsyah yang di wakili oleh  kepala bidang perikanan tangkap Eko Rahmad, S.Pi, MM dan Kepala seksi pasar & penguatan daya saing produk perikanan Padeli, S.E, serta tim penyuluh perikanan melakukan Pendampingan pada Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di desa Suka Agung, Kecamatan Buay Bahuga

Melalui program Penguatan daya saing produk perikanan, Dinas Perikanan melakukan pendampingan Diversifikasi Produk Olahan Hasil Perikanan  khususnya ikan patin guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi berbagai macam produk yang bernilai ekonomis tinggi, dalam hal ini, ikan patin diolah menjadi Bakso Ikan Patin. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini terbentuklah iklim usaha baru di masyarakat yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian mereka serta dapat meningkatkan konsumsi ikan di kecamatan Buay Bahuga.

 

         (Proses pembuatan bakso ikan patin)